BREAKING NEWS

Tutorial

Software

Konspirasi

Monday, 29 April 2013

Memasang Lampu Hazard di Sepeda Motor, haramkah??

Bagi anda pengguna kendaraan bermotor pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah lampu hazard. Atau mungkin ada yang belum tahu sama sekali istilah ini?
Lampu hazard adalah lampu isyarat dimana lampu sign kiri maupun kanan, depan maupun belakang, keempatnya berkedip secara bersamaan. Tujuan sebenarnya penggunaan lampu hazard ini adalah untuk menandakan keadaan darurat sebuah kendaraan, seperti kendaraan mogok di jalan, pecah ban, dan terpaksa parkir di pinggir jalan karena kondisi DARURAT. Tanda ini agar pengguna jalan lain mengetahui keberadaan kendaraan yang berhenti ini.
Namun sekarang penggunaannya meluas tidak hanya saat berhenti dalam keadaan darurat saja. Saat sebuah iring-iringan atau konvoi kendaraan yang dikawal melintas, biasanya kendaraannya menyalakan lampu hazard, entah itu sebuah pelanggaran atau tidak, yang jelas penggunaannya sudah melenceng dari tujuan awal yang tercantum dalam UU Lalu Lintas No. 22 tahun 2009. Namun melihat kebutuhan dan keadaan di jalan yang semakin berkembang, saya rasa dalam kondisi tertentu tujuan penggunaan lampu ini juga perlu diperluas, seperti saat jarak pandang terbatas, lampu utama mati, dan lain-lain.
Lalu apakah semua kendaraan boleh memakai lampu ini? Melihat UU Lalu Lintas No. 22 Tahun 2009 Pasal 121 berbunyi :
 (1)  Setiap Pengemudi Kendaraan Bermotor wajib memasang
segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya,
atau isyarat lain pada saat berhenti atau Parkir dalam
keadaan darurat di Jalan. 
(2)Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak
berlaku untuk Pengemudi Sepeda Motor tanpa kereta
samping. 


Nah, melihat pasal tersebut sebenarnya kendaraan sepeda motor jelas tidak diwajibkan untuk memasang lampu hazard, sehingga pabrikan pun tidak menyertakan fitur ini pada sepeda motor yang diproduksinya, kecuali mungkin untuk sebagian motor ber-cc besar. Namun seperti yang saya jelaskan tadi, melihat kebutuhan dan keadaan di jalan yang semakin berkembang, saya rasa dalam kondisi tertentu tujuan penggunaan lampu ini juga perlu diperluas, seperti saat jarak pandang terbatas, lampu utama mati, atau touring ke luar kota di malam hari agar iring-iringan tidak terpecah dan tetap dalam satu jalur karena dapat melihat isyarat ini, dan lain-lain. Dan yang perlu diingat, penggunaan lampu ini tidak boleh sembarangan dan hanya dalam kondisi tertentu ya! :D Apalagi jika motornya dipakai harian, Haram lampu ini diaktifkan!!

Oke, lalu bagaimana cara memasang lampu ini di sepeda motor?

Sepeda motor ber-cc kecil biasanya tidak disertai dengan lampu hazard, berbeda dengan MOGE. Untuk itu jika anda benar-benar kebelet ingin memasang lampu ini di sepeda motor anda, maka saya ingin berbagi sedikit ilmu tentang cara memasang lampu hazard di sepeda motor.
Kali ini saya praktekan pada motor saya sendiri, VEGA ZR tahun 2010

Pertama, kita membutuhkan FLASHER MOBIL. Flasher adalah part dalam rangkaian kelistrikan sepeda motor yang berguna untuk membuat lampu sign berkedip-kedip dalam selang waktu tertentu. Mengapa kita menggunakan FLASHER MOBIL? FLASHER MOBIL mampu menghidupkan keempat lampu sign yang ada di motor kita, sedangkan FLASHER MOTOR hanya mampu menghidupkan dua lampu sign saja.
FLASHER MOTOR bawaan pabrik, hanya bisa menyalakan 2 lampu sign
FLASHER MOBIL bisa menyalakan 4 lampu sign
Flasher ini bentuknya kotak, letak penyimpanannya berbeda-beda pada setiap motor. Untuk mengetahui keberadaannya bisa dilakukan dengan menyalakan lampu sign (tanpa menyalakan mesin) lalu dengarkan bunyi "tik tok tik tok" saat lampu sign berkedip, bunti "tik tok tik tok" itu berasal dari Flasher. Untuk motor saya, Vega ZR letaknya di balik body sebelah kiri, tepat di bawah ACCU, dekat blok mesin sehingga perlu membuka cover body sebelah kiri.
Flasher motor kita harus ganti dengan Flasher Mobil. Harganya sekitar 15 ribuan dan dapat kita dapatkan dengan mudah di toko sparepart mobil. Pilih yang berbentuk kotak. Flasher mobil ini mempunyai 3 kaki (socket) sedangkan flasher motor hanya 2 kaki. Untuk itu perlu penyesuaian dalam pemasangannya.
FLASHER mobil memiliki 3 kaki yang masing-masing di beri Tanda L (lamp), B (Battery), dan E (Earth atau ground). Kaki yang bertanda B dan L dapat langsung kita pasangkan pada dudukan flasher motor, setelah itu barulah kita sambungkan kaki yang bertanda E ke sebuah kabel, lalu sambungkan kabel ini ke rangka. Caranya dengan menyelipkan kabel ini ke baut yang dipasangkan ke rangka.
Kaki Flasher bertanda E kita sambungkan dengan kabel

Kabel dari Kaki Flasher bertanda E kita selipkan di baut yang menempel ke rangka sehingga Flasher bisa digunakan.
Setelah semuanya dipasangkan coba nyalakan lampu Sign kiri atau pun kanan. Jika menyala normal, berarti pemasangan telah benar. Pada saat ini lampu sign masih seperti normal, hanya menyala dua lampu, yakni dua kanan atau dua kiri, walaupun biasanya kedipannya lebih cepat dari flasher motor. Setelah itu, agar 4 lampu bisa menyala secara bersamaan, kita perlu menyambungkan kabel lampu sign kanan dengan kabel lampu sign kiri.

Langkah kedua ini agak rumit karena kita perlu mencari Kabel Positif (+) lampu sign kanan dan Kabel Positif (+) lampu sign kiri lalu menyambungkan keduanya agar bisa menyalakan ke empat lampu secara bersamaan. Biasanya pabrikan motor mempunyai aturan berbeda dalam penandaan kabel dalam rangkaian listrik sepeda motor yang diproduksinya. Anda bisa mencari tahu lebih lanjut sesuai merk motor anda. Karena motor saya dari pabrikan Yamaha, sehingga aturan yang standar yakni untuk lampu Sign adalah kabel berwarna Hijau Tua dan Cokelat. Yang perlu dilakukan adalah mencari kabel tersebut lalu menghubungkan keduanya secara PARALEL.

Cara yang paling mudah adalah dengan mencari socket sambungan kabel sign di batok motor, tepat di sekitar speedometer. Jika sudah ketemu, kita hanya perlu menyelipkan sebuah kabel ke socket, masing-masing satu kabel disambungkan ke kabel sign kanan dan satu kabel ke kabel sign kiri. Setelah itu, sambungan PARALEL dari socket ini kita sambungkan  dengan saklar. Kita perlu memasang saklar agar penggunaan lampu hazard ini bisa kita nyalakan atau matikan dengan mudah.

Kabel lampu sign kanan dan kabel lampu sign kiri kita sambungkan keduanya dengan sebuah saklar.
Cari socket sambungan lampu sign di batok, tepat di bawah speedo meter, sambungkan sign kiri dan sign kanan dengan kabel ke sebuah saklar

Sign kanan dan sign kiri tersambung dengan saklar

2 langkah penting untuk memasang lampu hazard di sepeda motor


Nah, jika semua sudah yakin terpasang dengan baik, coba nyalakan lampu sign kiri ataupun kanan lalu posisikan saklar dalam keadaan ON. Jika berhasil maka keempat lampu sign motor anda akan menyala.
Lalu coba anda posisikan saklar ke posisi OFF, maka lampu sign akan bekerja normal seperti biasanya sesuai switch yang dinyalakan (ke kiri atau ke kanan).


Lampu Hazard akan berfungsi saat saklar diposisikan ON dan Switch lampu sign dinyalakan ke kiri atau kanan

Saklar di pasang pada lubang bekas baut untuk memasang batok lampu. dikorbankan satu, hhe

Jadi fungsi saklar ini adalah sebagai kunci untuk mengaktifkan fungsi lampu Hazard. Dan sekali lagi perlu di ingat! Posisikan Saklar dalam keadaan ON hanya pada keadaan DARURAT saja.

UPDATED 8 SEPT 2013

129 comments :

  1. Kereeeen juragan...minta ijin copy paste ilmunya ya wat di taro diblog ku...

    http://salmanosaurus.blogsppot.com/

    ReplyDelete
  2. silakan, ingat cantumkan link nya juga ya bro :D

    ReplyDelete
  3. mash blom ngerti gan saya gmna ya

    ReplyDelete
  4. ., gan flasher nya tuh ada 3 kaki ia,
    colokan masing'' sein ada tuh udah tergabung jadi balok kaya pintu ,
    yg satu b yang satu l,
    nah yg satu lagi itu tar di pasang di mana ia kira'' gan,
    apa itu sein yang kita berkedip seperti mobil menjadi dua tapi bisa gak pas kita nyalakan sein mtor menjadi 4 trus kita mau blok ke arah mana lalu kita geser ke kanan maupun kiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya 3 kaki, yang B sama L kan udah langsung colok tuh ke dudukan flasher di motornya, nah yang satu lagi E atau G agan sambung ke kabel, lalu kabelnya itu agan selipkan di baut body yang nyambung ke rangka..

      untuk dapat berkedip kiri sama kanan agan harus nyambungin lagi antara kabel sein kanan sama kabel sein kirinya, nah diantara sambungan sein kanan sama kirinya agan pasangin saklar, jadi saat agan pengen sein berkedip normal (kiri aja atau kanan aja) saklarnya di posisi off, tapi klo agan pengen sein nyala dua2nya (kiri kanan berbarengan) agan nyalain saklarnya posisi on..

      semoga membantu

      Delete
    2. Anu mas . Mau tanyak itu merk flasher mobilnya apa ?

      Terus kan saklar Kakinya 3 ya yg dipasang yg tengah sama samping 1 kan ya ?

      Sama itu yg disambung kabel positif yang depan aja apa depan belakang ?

      Mhon penjelasannya mas . Mksh

      Delete
    3. klo merk sih merk apa aja bisa, yang penting model flashernya yang kotak berkaki tiga..
      atau biasanya sebutin aja flasher buat mobil kijang.. :D

      ya, yang dipasang itu yang ada tanda huruf "B" sama "L"

      klo kabel yang disambung saya sarankan cukup yang depan aja, biar kita bisa mudah menyambungkannya (biasanya ada di batok) klo motor bebek..
      selain itu kenapa saya sarankan cukup yang didepan, agar kita bisa pasang saklar diantara sambungan kabel positif tersebut, nah klo ada di depan kan untuk ON-OFF nya mudah, tinggal pasang saklar di stang,,

      Delete
  5. Bro kl lampu sen'a udh pke LED gmn?

    ReplyDelete
  6. waduh lampu LED ane belum tau bro kelistrikannya,,
    mungkin yang master bisa bantu.. :D

    ReplyDelete
  7. Replies
    1. silakan, jangan lupa cantumkan link ke sini ya

      Delete
  8. Kalo led setau ane bisa langsung gan. Tanpa ganti flasher

    ReplyDelete
  9. misi om ,
    Mw tanya .. Merk Flasher Mobil nya apa ya ??
    Terus .. Kalaaau kita udah pasang hazard kaya om ini , apa Sein kiri dan kanan tetep bisa nyala normal (kedip normal)

    ReplyDelete
    Replies
    1. merk nya bebas aja om, yang penting modelnya yang kotak, kakinya tiga,,
      atau klo bingung minta aja flasher buat mobil kijang..

      klo kita pasang saklarnya, sein kiri kanan bisa tetep normal..
      jadi saat saklar nya "ON" hazard berfungsi
      saat saklar OFF fungsi nya kayak sein kiri - kanan biasa (normal)

      Delete
  10. cukup membantu gan, sangat jelas penjelasannya. .
    mau mencoba meng aplikasikan, semoga berhasil. . tanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih,,
      sekedar info, artikel nya sudah saya update lagi biar lebih jelas, semoga membantu..

      Delete
  11. Klo ane liat gambar/skema layoutnya,itu pke resistor lg ya?
    Ukurannya/tahanannya brp?
    Thankz sblumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ga pake resistor lagi koq..
      biar lebih jelas itu gambarnya saya ganti, udah saya update lagi..
      smoga membantu..

      Delete
  12. gan ane masang lampu hazard buat mtor. tp kok kedip nya cpet gitu kaya lampu disko. bisa gk dibikin supaya kedip nya normal??

    ReplyDelete
    Replies
    1. di motor apa ya gan?
      flasher nya udah dganti blum??

      mungkin daya (watt) lampu nya ga cocok sama flashernya (terlalu besar atau terlalu kecil)

      Delete
  13. ., ouuhh jdii kita musti mutusin kabel kiri dan kanan itu kita sambungin lalu kita buat menjadi kontak baru gtu buat seind dua nya bro ,

    appa yakin tuh bakall bsa,
    soal nya saya cba'' sii ia gan tanpa flasher mobil langsung saya sambungin tu sein kanan dan kri bunyi seprti kesetrum zzzeerrtt gtuh gan jadi saya ga brani lagi,
    tpi apa yakin yg kali ini bakal bsa gan,
    cba kasih tau info nya biar lebih jelas,

    masih ragu ,

    asal usul nya mah udah tau saya cman ngeri nya konslet aja gan


    pa cara ini sangat mudah gan

    ReplyDelete
    Replies
    1. ga diputusin gan,,
      dibuat paralel aja..

      bunyi zzzrrt itu karena flashernya ga kuat..

      artikelnya udah saya update dengan gambar, semoga bisa lebih membantu

      Delete
  14. appa kita musti bli relay nya bro,
    atau ga usah
    persiapan bahan apa aja memang nya share info bahan'' nya jaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang dimaksud relay itu apa ya..

      klo sesuai pengalaman ane di atas sih kita cuman butuh
      1. flasher mobil 15rb
      2. saklar kaki tiga 3rb
      3. kabel 1-1.5 meter 4rb
      4. alat buat bongkar body motor (obeng, kunci L)

      Delete
  15. info buat motor jupiter MX kluaran baru gan

    ReplyDelete
    Replies
    1. semua motor bebek yamaha caranya hampir sama..

      artikel nya udah saya update dengan tambahan gambar cara pemasangannya,,
      semoga lebih membantu

      Delete
  16. Mas, motor saya Jupiter MX. Dari dulu pengen punya sistem hazard di motor, karena pengaruh sein NJMX sendiri yang sangar casingnya.

    Daya lampu 10 watt (12 volt), kira-kira terlalu cepat nggak kedipnya kalau pakai flasher kijang?

    Mas yakin alatnya cuma itu? Gak butuh gunting, tang, atau yang lain?

    *agak bingung

    ReplyDelete
    Replies
    1. Vega ZR saya juga sama, sign nya 10 watt 12 volt,
      mungkin agak lebih cepat dari standar motor pada umumnya, tapi ga akan terlalu cepat seperti lampu disko.. lihat saja kedipan mobil carry atau kijang jadul, kedipannya akan sama seperti itu.

      mengapa lebih cepat dari standar speda motor? karena kita pakai flasher mobil, flasher mobil dirancang lebih cepat kedipannya karena mobil diasumsikan kecepatannya lebih dari sepeda motor. Karena lebih cepat, maka tingkat kewaspadaan pengguna lalu lintas pun akan lebih tinggi jika melihat isyarat berkedip cepat (mencolok)

      contohnya saja ambulance, kedipan lampu rotary nya sangat cepat, agar orang lain waspada kalau ambulance ini berjalan cepat

      klo memang dibutuhkan, tang dan gunting ya pakai saja..
      yang saya sebutkan di artikel ini adalah alat2 yang kira2 tidak setiap orang punya, jadi wajib sediakan..
      klo gunting, tang dsb saya rasa setiap rider pasti punya, jadi tidak usah saya sebutkan lagi..

      coba saja dulu, klo masih bingung, baru ditanyain lagi sebelah mana yang bingungnya

      Delete
  17. Kalau untuk mio sporty gimana gan, ane binggung nih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk mio mungkin posisi flasher nya saja yang beda, yang lainnya sama aja

      Delete
  18. Wahhhh,,,, mantap,gan. kalo swith nya model yg di tekan bisa gak??? Kira2 harganya brapa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa saja pakai switch yg ditekan, namanya rocker switch (bisa searching di google)
      cuman mungkin masang nya agak susah,,

      klo yang saya pakai itu namanya toggle switch, saya pakai itu soalnya lebih mudah di pasang di body motor saya :D

      Delete
  19. Dilihat dari pasal 121 ayat (2) UU Nomor 22 tahun 2009 itu, kalimat "tidak berlaku" itu enggak merujuk pada pelarangan, menurut saya hanya penegasan ketidakwajiban untuk melaksanakan ayat (1) nya untuk dipenuhi kepada pengendara sepeda motor. Kalimat larangan itu justru seperti pasal 28, pasal 58, dll. . . Berarti penggunaan lampu hazard pada sepeda motor itu sah sah aja sih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. komentarnya mantep banget nih, ane baru nyadar..
      jadi bahan revisi nih..

      thank you ya

      Delete
    2. Saya pernah pake motor Kymco itu dari pabrikan udah ada hazardnya kok :)
      cuma berapa CC aja itu motor :)

      Delete
    3. oh ya?? hebat dong kymco, saya belum tau, hehe..
      apa mungkin karena body nya lebar ya, jadi produsennya berpikir harus memasang hazard di kymco

      Delete
  20. klo satria fu gimana gan ? pemasangan jg sma ap beda ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. prinsipnya sama aja..
      mungkin teknis letak flasher sama saklarnya aja berbeda

      Delete
  21. mau tanya gan itu saklarnya kan ada 3 kaki kanan kiri ama tengah,,, kaki kanan ama kiri kan dililit kabel dari kabel positif sen kan, nah kaki saklar yg tengahnya ga dipake gan? *maaf gan ane gaptek soal saklar

    terus kalo misalnya kita salah ternyata bukan kabel positif yang kita pararel in taunya kabel negatif dampak terburuknya apa ya gan? korslet ke lampu ato malah korslet ke yg lainnya?

    ReplyDelete
  22. waah bener2 works gan :D thanks ya gan ane jadi cuman ngeluarin modal kurang dari 20rb buat pasangnya daripada beli di orang yang harganya 50rb keatas gara2 artikel agan ane jadi bisa rakit sendiri thanks banget :)

    ReplyDelete
  23. Oh iya gan ane mau nanya lg,kmren ane udah beli flasher mobil kijang,jenis flashernya yg kaki 3 trus permasalahannya.soket yg di flasher kijang ko bedanya(gak bisa langsung masuk)???? Mohon pencerahannya gan agar bisa di pasang(motor ane supra x125 th2009)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkkwkwk sama bang kaya ane -_-

      Delete
    2. nih bro EKI kayaknya udah berhasil pasang nih di motornya,,
      share ilmunya dong di sini.. :D

      saya belum tau untuk supra X 125, sapa tau bro Eki bisa bantu

      Delete
    3. This comment has been removed by the author.

      Delete
    4. setuju broo sendriya.
      bagi-bagi dong ilmunya.. untuk supra x 125 nya

      Delete
    5. sabar ya bro, saya coba nyari dulu motor supra 125 punya temen yang rela saya gerayangin dulu..

      Delete
  24. bang kok yg ane flasher nya gk ada B.L.E nya? tpi masih bisa gk bang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ehh iya bang mau nanya lgi kan saklar ada 3 kaki tuh.1.2.3.tahh di sambungin di no berapa bang? no 1 berarti on.no 3 off.

      Delete
  25. Mau tanya gan., klo sakelarnya di sambungin ke masa gak...? Trus tuh kan sakelar kakinya 3 di sambungin kabel semua gak..?
    Apa bisa di pake di CBR new ama CBR old..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. saklar ga perlu dsambung ke massa..
      coba pake AVO meter buat nentuin kaki yang mana aja yang disambung ke kabel..

      selama flashernya cocok, bisa..

      Delete
  26. om,ada cara pasang hazard na buat yamaha old vixion ga, beda di sein na, ga dapat2,lo untk ymaha laen nemu om,cari saklar sein na gdapat2

    ReplyDelete
  27. Mantap infonya,,

    liat juga blog saya cara dan trik mudah ,,
    http://info-caradantrikmudah.blogspot.com/

    ReplyDelete
  28. terima kasih banyak gan ane coba dan berhasil caranya tes di scoopy :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. mantap gan!
      kirim fotonya ke twitter saya klo sempet gan, nanti saya pajang di siini..

      Delete
  29. Mas mau tanya nihh... semua penjelasan sihh oke saya paham,cuma yang pas pemasangan saklar itu yang kanan sama kiri,,itu gambarnya kok cuman 1 kabel aja yang nempel di saklar...sementara kabel lainnya kayak ga ke kabel saklar...tuhh gimana mas.. ??

    ReplyDelete
    Replies
    1. pemasangannya seperti pemasangan saklar pada umumnya aja, cuman toggle switch yang saya pakai itu punya tiga kaki, yg dua dipakai untuk kabel sein kiri sama sein kanan, yang satu lagi sebenarnya buat ground, tapi ga dpasang ground juga gapapa, dibiarin aja..

      coba pas beli saklar (toggle switch) minta tes di toko nya pake avo meter, biar tau mana kaki yang disambung kabel, dan mana yg buat ground, dan juga posisi on-off nya

      Delete
  30. gan klo masangnya pda motor satria FU gmna ya,tolong ksih infonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. buat satria FU mas nya baca di sini aja http://www.suzuki-2wheels.or.id/main/index.php?id=artikel&action=view&art=1

      hampir sama, cuman letak flashernya beda

      Delete
  31. itu kan digabung antara sen kanan n sen kiri,, trus disambung jd 1 kabel ke 1 kaki di saklar.... kabel 1 lagi itu kemana gan????

    ReplyDelete
    Replies
    1. engga dsambung jadi satu kabel koq, masing-masing dsambung ke kaki saklar yang berbeda,,

      Delete
  32. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  33. Kabel Positif (+) lampu sign kanan dan Kabel Positif (+) lampu sign kiri lalu menyambungkan keduanya agar bisa menyalakan ke empat lampu secara bersamaan.
    Kabel lampu sign kanan dan kabel lampu sign kiri kita sambungkan keduanya dengan sebuah saklar.
    Bingung....
    Maksudnya; Kabel Positif (+) lampu sign kanan dan Kabel Positif (+) lampu sign kiri Dihubungkan. Trus Kabel lampu sign kanan dan kabel lampu sign kiri kita sambungkan keduanya dengan sebuah saklar (kbl kuning) yg ini aku ngerti bro. Hhhhh...

    ReplyDelete
  34. mantap artikelnya Gan..
    kalo Vario 2007 apakah bisa pake flasher Mobil Kijang.?

    ReplyDelete
    Replies
    1. perlu diliat dulu bentuk kaki socketnya apakah cocok atau tidak dengan flasher mobil

      Delete
  35. Akhirnya berhasil jg bro, trims....................

    ReplyDelete
  36. biasanya harga flasher mobil tu brapa?
    klo di pasang di motor,klo mau hidupkan sein kanan aja atau kiri aja sperti biasanya bisa dg?

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang murah biasanya 15rb..
      dipasang dmotor bisa dpakai menyalakan sein kanan-sein kiri saja.. tetapi biasanya kedipannya lebih cepat dr kedipan biasanya

      Delete
  37. gan mau tanya saya udah beli flaher mobil kaki 3 saat saya pasang sein malah gak menyala

    mohon bantuannya?trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa saya tau motor nya apa??
      apa sudah dcek saat beli di toko nya menyala apa tidak..

      Delete
    2. udah 2 kali saya pakai flasher yg berbeda tetapi hasilnya sama sein tidak menyala

      Delete
    3. klo pake flasher bawaan pabriknya nyala ga?

      Delete
  38. MasihBelum Bisa Masang Saklarnya Om
    Kan Kaki Saklarnya Ada 3
    Di Psang Yang Ke berapa ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. saklar on off kakinya 3, yang dipasang dua aja boss yang satunya lagi ga disambung..
      tinggal pilih yang tengah sama yang disampingnya..(kaki kiri atau kanan)
      yang jelas kaki yang tengah itu wajib disambung dan salah satu kaki di sampingnya dibiarin..
      misal, kiri sama tengah di sambung ke kabel, yang kanan dibiarin
      atau kanan sama tengah disambung kabel, yang kiri dibiarin

      Delete
  39. Mas mau tanya mas,klo buat yamaha vixion gmn mas apakah sma jg pke flasher mobil jg atau lgsg smbung dr sein kanan dan kiri trs tmbh switch gtu ajamhon pnjelasannya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. flasher nya berapa biji klo vixion?
      pake yg mobil aja biar aman

      Delete
  40. Lampu hazard? baru ngerti nh haha
    terus kata lampu sen trnyata dari kata 'sign' ya hahahaha baru ngerti juga...

    betul tuh gan seharusnya UU Lalu Lintas No. 22 Tahun 2009 Pasal 121 dperbaharui dan dsesuaikan dengan kondisi sekarang ini....

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebelumnya ga tau gitu bro? hhe
      ya emang banyak kata2 serapan ke indonesia, misalnya ada yg bilang lampu rihting, padahal maksudnya lighting..
      kata parkir juga dlunya berasal dari kata park here..

      ya UU akan disesuaikan dengan perkembangan zaman,,

      Delete
  41. flasher mobil keadaan off tetap bunyi tek-tek, tp normal tidak masalah kanan kirinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. punya saya juga terkadang selalu bunyi tek-tek klo abis terkena air pas motor di cuci atau kehujanan..
      tapi klo kering ga ada bunyi,,

      Delete
  42. bos saya kan sudah pakai flashernya mobil dan sudah tambah saklar tp kok tetep gg bsa bos.....
    nyalax normal boss.........
    bles bos....

    ReplyDelete
    Replies
    1. ground nya sudah terpasang blum gan??
      kaki flasher yang ada tanda E nya musti bener2 tersambung sama rangka

      Delete
  43. Mantaaap, kalo di Vario Techno 125 bisa ga yaa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk kelistrikan motor injeksi saya belum tau mas.. :D

      Delete
  44. kalo saklar pakai yg kaki 2 bisa gak yaa...??

    ReplyDelete
  45. MAANTAB... gan...Ane dah coba dari kmaren2.. Sekali coba langsung jadi. Ane pake motor jadul jupe burhan.. Pertama ane pake saklar yang agan uplod itu yang toggle switch yang kakinya 3 dan ngambil jalur (+) sein kanan dan (+) kiri, kalo mau nyalain ke 4 lampunya kan harus nyalain salah satu sein.. Saya berfikir agak ribet harus nyalain 2 saklar. Tp stelah saya otak atik otak atik sambil mikir,, akhirnya bisa nyalain 4 lampu tanpa nyalain salah satu sein.. Saya pake toggle switch yang kaki 6, trs ngambil jalur sochet sebelum saklar lampu sein (sama2 buka batok kepala),dan pakai 3 jalur kabel ke switch tambahannya.. ,tes ja kabel d socket tsb psti ktmu.. Ada 3 jalur..Sorry gun,, numpang corat coret..makasih dah berbagi ilmu gan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. mantap..
      emang bisa aja pake cara itu biar tinggal "klik" langsung nyala hazardnya..
      salut buat agan yang udah ngulikk,,

      tapi maklum saya susah buat bikin tutorialnya, apalagi jelasin kaki nya dan cari kabelnya, hhe
      jadi biar simple dan mudah dimengerti semua orang saya pake cara yang di atas ini..

      tapi di tangan agan kan bisa ada "improvement" yang menyempurnakannya, salut!
      boleh share dong fotonya biar saya bisa pasang di tulisan di atas

      Delete
    2. Pake saklar kaki 2 bisa kok brow .gak usah pake saklar kaki 6.

      Delete
  46. mungkin bisa buat video agar lebih mudah di mengerti -_- saya masih belum paham

    ReplyDelete
    Replies
    1. Insya Allah jika ada kesempatan,
      saya rasa mesti langsung dicoba sambil dibaca, pasti ngerti dan berhasil..

      Delete
  47. berarti kalo mau nyalakan sign-nya, itu saklar tambahannya di ON kan dulu, trus untuk nyalakannya pake saklar bawaan motor. betul ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul..betull..betull.. saklar tambahannya berfungsi untuk meng-ON/OFF kan fungsi hazardnya

      Delete
  48. gan, kalo buat motor smash gimana ya caranya???
    apa sama kayak yg di atas itu???

    ReplyDelete
    Replies
    1. dlu pernah saya kasih link nya untuk smash, coba cek komen2nya deh :D

      Delete
    2. Fungsi Lampu Hazard adalah : untuk memberi tahu pada pengendara lain bahwa kendaraan kita sedang berhenti di tepi atau di tengah jalan atau sedang dalam masalah…. (Tidak dalam keadaan berjalan)
      Lampu hazard pada sepeda motor dalam keadaan jalan, bisa mengganggu pandangan dan konsentrasi pengendara lain, selain itu juga bisa salah tafsir…. pengendara lain akan bingung sebenarnya kita mau nge SEIN ke kiri atau ke kanan

      Delete
    3. betul sekali!! udah saya jelaskan koq di paragraf2 awal

      Delete
  49. bang, mau nanya nih
    kalo udah pasang hazard gitu pas kita mau sein harus matiin hazard nya dulu atau bisa langsung tanpa matiin harzard nya ?
    thanks before

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau saklar hazardnya posisi ON ya tentu musti di matiin dulu kalau mau nyalain sein, soalnya nanti ketika nyalain sein kiri atau kanan pasti yang nyala dua2nya (kiri-kanan)

      kecuali kalau saklar hazardnya OFF, ketika menyalakan sein pasti bakal menyala normal kiri atau kanan

      Delete
  50. Alhamdulillah berhasil :)
    Flasher gak saya ganti flasher mobil,tapi saya ganti flasher elektrik yg untuk LED,soalnya sein saya udah LED semua... :)

    ReplyDelete
  51. mo tanya mas ,,tau caranya nggk biar kedipan seinnya cepat kyk sein bis malam ? thks

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada dua cara,
      pertama ganti ukuran lampu sign nya dengan yang watt nya lebih kecil (misalnya standar 10watt diganti jadi 5 watt) tapi biasanya susah nyarinya

      cara kedua coba buka cover flashernya lalu ganti kapasitor di dalamnya dengan yang kapasitasnya lebih kecil, Kecepatan kedip dapat diatur dengan mengubah nilai kapasitor. Prinsipnya, makin besar kapasitor makin lama interval berkedipnya.

      Delete
  52. gan berhasil, bisa on/off hazard-nya di absolute revo th 2009. tapi ko setelah beberapa menit ( 10 menitan ) ga kedip-kedip lagi ya ( sein nyala terus ) ? kira2 apa sebabnya
    - ground sudah terpasang
    - jumper sudah terpasang

    atau ada kemungkinan flashernya ya gan ? mohon pencerahan gan :) makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. coba denger apa flashernya masih bunyi tik tok tik tok ga..
      bisa jadi flashernya rusak ..

      atau bisa juga aki nya tekor..

      Delete
  53. mau tanya gan, gunanya kabel e atau g di pasang kebaut buat apa ??
    maksih gan, ,

    ReplyDelete
  54. bos kabel saklar kan dari kabel (+) kanan sama (+) kiri klau pas posisi on apa nga apa" kan klau tanpa saklar berarti (+) kanan (+) kirim gabung apa nga konslet

    ReplyDelete
    Replies
    1. kornsleting terjadi klo (+) nyambung sama (-)

      Delete
  55. Asik Gan. Udah Ane praktekin pas.
    Ane ijin Copas Ye... :-)

    ReplyDelete
  56. Kl mnurutku ..
    Pnjelasan di atas ribet .
    Ak jg sdah buat cuma modal flaser(terminal 2 B dan L .dioda 2 ampere dan kbel 1 mter .

    Terminal B di sambung ke aki tp d kasih saklar .
    Terminal L disambung dengan kedua dioda (jng kbalik) buat penyearah .
    Dr kedua dioda itu yg satu di hubungkan ke kbel plus sein kiri dan dioda satunya lagi di hubungkan ke kbl plus sein kanan .
    Udah slesai .
    Efek samping gax ada .

    Klo buat sein kiri ato kanan tetap berfungsi .

    Ada yg mau di tanyakan ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ak pake saklar rem depan . Modal habis 15 rb .

      Delete
  57. kalau buat mio sporty apa sama dudukan flashernya sama kabel posotif kanan dan kirinya gan
    mohon pencerahannya ...

    ReplyDelete
  58. Gan,,,gan....cara diatas itu jga bsa untuk motor vixion gak??

    ReplyDelete
  59. tutorial josssss............

    ReplyDelete
  60. ane coba divixion, tanpa rubah plaser, ga nyala. besok cari plaser dulu dah

    ReplyDelete

 
Copyright © 2013 Rasendriya Bercerita
Powered byBlogger